Berbagai Macam Pengorbanan Hewan Dalam Agama Islam

Friday , 21, June 2019 Leave a comment

Udhiyah dan qurbani adalah istilah Arab yang dapat dipertukarkan untuk penyembelihan kurban domba, kambing, sapi atau unta sebagaimana diamanatkan bagi umat Islam selama liburan Islam Idul Adha. Penyembelihan kurban juga dilakukan setelah kelahiran anak, dalam hal ini disebut sebagai aqiqah, dan juga selama ritual haji, dalam hal ini disebut hadiy. Dalam semua kasus, penyembelihan harus dilakukan secara manusiawi sesuai dengan pedoman Islam yang ketat pada hewan muda dan sehat yang bebas dari cacat seperti patah gigi atau tanduk atau kelainan bentuk fisik lainnya. Selain itu, anda dapat mencoba jasa Aqiqah di Purwakarta jika anda mencari jasa aqiqah terbaik di kawasan anda.

Penyembelihan Kurban – Bukan Seperti Yang Orang Awam Pikirkan

Konsep pengorbanan mungkin memunculkan gambaran dramatis tentang kekerasan pada hewan dan ritual rahasia, tetapi itu tidak terjadi sama sekali dengan udhiyah. Penyembelihan kurban Islami biasanya tidak melibatkan keriuhan seremonial dan dilakukan dengan tenang dan sederhana dengan cara yang sama dengan penyembelihan Islami biasa. Hal yang membedakan udhiyah, hadiy, dan aqiqah dari penyembelihan biasa adalah niat di baliknya. Penyembelihan Islami biasa digunakan setiap saat untuk mendapatkan daging, tetapi penyembelihan kurban terjadi sebagai tindakan ibadah dan seringkali sebagai tindakan amal karena sebagian daging udhiyah dan semua daging hadiy secara tradisional didistribusikan kepada yang membutuhkan.

Konsep penyembelihan dengan tangan bisa menjadi hal yang tidak nyaman bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang terbiasa mendapatkan daging dari toko daging atau toko kelontong. Tetapi bagi mereka yang memelihara ternak sendiri untuk daging, itu adalah bagian rutin dari gaya hidup swasembada atau homesteading. Penyembelihan dengan tangan juga merupakan metode yang diamanatkan oleh agama untuk mendapatkan daging halal untuk orang Muslim.

Persyaratan untuk Memilih Hewan Pengorbanan

Hanya hewan tertentu yang memenuhi syarat untuk penyembelihan kurban Islami. Sebagaimana ditentukan dalam Al-Qur’an (6: 143-144), hewan-hewan termasuk domba, kambing, sapi, dan unta. Hewan tersebut dapat berkelamin jantan atau betina dan harus memenuhi persyaratan tertentu lainnya, yaitu:

Hewan itu sehat tanpa cacat yang diketahui, seperti:

Seharusnya tidak buta atau memiliki masalah mata.
Seharusnya tidak sakit, dan tidak kurus atau makan berlebihan.
Seharusnya tidak terluka atau lumpuh.
Hewan itu harus bebas dari cacat fisik.
Hewan itu telah mencapai kematangan fisik.
Domba harus berusia setidaknya satu tahun, namun jika itu sulit, setidaknya harus berusia 6 bulan.
Kambing harus berusia minimal satu tahun.
Sapi harus berusia setidaknya dua tahun.
Unta setidaknya harus berusia lima tahun.

Please give us your valuable comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *